"Memilih sikap terbaik untuk hidup setelah kematian"
_faidza ‘azzamta fatawakkal ‘alallah_Intanshurullaha yanshurkum wayutsabbit
aqdaamakum
"....Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia
akan menolongmu dan meneguhkan
kedudukanmu." (QS Muhammad : 7)
Tabayyun
Mungkin akan ada beberapa postingan sebelumnya yang dihapus dan tidak ditemukan di blog saya.
Sesuai dengan masukan dari sohib, beberapa postingan yang tampak serius dan tidak senada dengan refleksi, sengaja kembali saya tiadakan. Semoga tidak mengurangi esensi hikmah :)
Sekian, terima kasih :)
12 : 53 a.m
4/2/2016
Suara Kecil Praktikan Junior
21.32 | Label : Berbagi, Mata Cahaya, Sepenggal Kisah, spontan pikir |
Pesan sang Guru
Suatu Kamis malam selepas Isya,
"Dalam suatu pertemuan saya pernah mengatakan, saya ingin kalian semua berjanji atas nama Allah, bahwa dari rahim kalian akan lahir anak-anak yang akan menjadi bagian dari pewaris dakwah Rasulullah.."
Tidak tahu bagaimana persis mimik wajah guru kami, saat itu. Tatapanku lurus, nampak kosong dalam tembusan alam pikir.
Di tengah wajah tunduk duha kala itu, nasihat itu terlintas dan menggemuruh. Aku menghela nafas.
Ia begitu menyayangi kami, kami berhutang banyak dengan agama ini.
12122015
5 : 27 p.m
17.27 | Label : Berbagi, dakwah, Mata Cahaya |
Cerdas dalam Bahasa Kaum
21.49 | Label : Berbagi, dakwah, keluarga, Proud of Islam |
Inspiring
Yeah, someone inspiring me for now is my little brader :)
"itu hari senin kemarin mba.. penyematan wing (tanda) naik pangkat dan rangking 1 :')"
lalu, setahun ini apa karyaku?
Thanks Allah for reminding :')
![]() |
| Ahsanul Lutfi Jurusan Teknisi Pesawat Udara STPI 2013 |
13.44 | Label : Berbagi, inspiring, Share | 0 Comments
nggak usah dianggep Rempong deh
Sometimes nih ya.
Mahasiswa yang masih berproses kayak saya suka berpikir konyol.
Hanya masalah menentukan tempat pas untuk membangun mood yang oke saat ngerjain tugas or something else.
"enaknya dimana ya?"
Biasanya pilihannya nggak jauh-jauh. Kalo nggak perpus fakultas, perpus pusat UGM atau perpus kota. Yang terakhir agaknya jarang terpilih. Mau milih rumah makan, eman. Indomaret point? That's not my style at all. Sebenarnya lebih ke gaung musik yang nggak pas untuk telinga. *hehe
Nah, ini yang parah.
Karang milih tempat yang nggak musti nitipin tas kura-kura (ransel.red) yang berat nggak pake bingit.
Alasannya apa? Biar nggak rempong nitipin barang, ngerluarin dipindah tas cangklong dengan tetek bengeknya (jelek banget yak bahasanya), lalu masukin si kura-kura ke loker, masuk, selesai, ngambil lagi, mindahin lagi si isi ke si empu kura-kura. Ah, mana ya yang nggak rempong. Gesit-gesit gitu.
Eh, eh eh.
Alhamdulillah logika saya sore ini Allah izinkan berpikir supaya bersyukur.
Lah fah ! Ngurus diri sendiri aja nggak mau rempong. Masalah secuil yang cuma mindahin barang sendiri untuk keperluan sendiri aja dianggep rempong. Sebenarnya di benakmu isinya apa? Visioner dong, katanya mau ngurus umat. Ngurus orang banyak jauh lebih rempong jeng.
Iya kan ya?
Yang namanya orang berpikir besar, pasti nggak akan sibuk dengan urusan secuil dan remeh-temeh.
Duh Gusti, ya Allah. Ampuni hamba, dan orang-orang yang mencintai-Mu serta Engkau cintai untuk sanggup menata diri menjadi hamba yang lebih anfa', bermanfaat untuk banyak makhluk-Mu.
17 : 04
18112014
Di sela komitmen, hanya boleh istirahat setelah fully focus selama 2 jam.
Oke, on fire !
“Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan dicintai oleh Allah daripada seorang mukmin yang lemah. Namun pada keduanya terdapat kebaikan. Bersungguh-sungguhlah atas perkara yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah dan jangan engkau merasa lemah. Kemudian jika ditimpa satu musibah, janganlah engkau mengatakan ‘seandainya saja aku melakukan hal ini dan itu niscaya akan begini dan begitu. Akan tetapi katakanlah, ‘semua sudah ditakdirkan oleh Allah, dan apa yang Allah kehendaki telah Dia kerjakan. Sebab perkataan ‘seandainya’ akan membuka pintu bagi setan.”(HR. Muslim)
17.10 | Label : Berbagi, muhasabah, muslimah | 2 Comments
Kehidupan yang Sempat Hilang
Kemudian Ummi menegaskan maksud mengeluarkan kitab tersebut beserta salah satu buku biografi Imam Malik.
“Iya lho mah... nanti kalo di Riau orang-orang yang bakalan ngaji ke kamu.”
23.53 | Label : Anugerah, Berbagi, Biah Sholihah, DS, Mata Cahaya | 0 Comments
Menulis
Simple reason yang saya sadari akhir ini -masa dimana tak berhias lagi dunia kampus dan pernik akademik, kecuali cinta (skripsi.red)- hidup menjadi sungguh dinamis setiap waktunya.
Ya, menulis menghidupkan. Menyegarkan. Dan menggairahkan suasana hidup dengan ketetapan-Nya. Menandakan otak berfikir, menikmati, menghayati, dan bahkan bentuk simplenya rasa syukur.
14.03 | Label : Berbagi, Mata Cahaya | 0 Comments
Reminder by Accident
Bismillah..
Malam ini secara tidak sengaja, entah kronologinya seperti apa, newtab saat berselancar automatically masuk ke dalam sebuah hasil searching Mariana Ulfa di Yahoo.
Sesaat pandangan tertuju terhadap sebuah tulisan berbahasa inggris yang tertoreh nama Mariana Ulfa dan disandingkan dengan beberapa nama yang tak asing dikenal. Belum lama, satu pekan yang lalu.
Allahu Rabbi.. sesaat menunggu loading untuk masuk ke persinggahan sang pemilik tulisan, tak lain de Aya yang nulis. Actually, it's too pleonastic adek :'D
But highly aamiin to hear that. Thanks a lot for the lighter spirit. Instantly reminded with a big dream. Trying to strengthen myself that young soul should always be there :D
Printscreen terakhir belum bisa di upload.
Kelihatan kan adek ini oke gaya bahasanya :)
Setiap orang pasti punya karakteristik masing-masing. Adek tahsin selama beberapa periode nggak ganti-ganti pemandunya :D
Ukhuwah memang dahsyat ya, punya misteri dibalik saling mencintainya saudara seiman.
23 : 39
04092014
Sukoharjo
23.40 | Label : Berbagi, refleksi diri, Share, Terima Kasih | 0 Comments
Kita, berbeda tapi satu!
This story is documented by Atika, my new little sister in KKN program.
Lets see, what lesson can be drawn from this notes?
This testimonial directly sounds from each one of us.
And what i have drawn is, everyone always have a positive side we can learned.
Seriously guys, a big thanksgiving to Allah that have given to me an opportunity in establishing brotherhood with u all.
Agri : sangat efisien, enak diajak ngobrol, beruang kutub yang kesangkut disini, baik, “ngajarin ngrokok mas eksan”, pandangan pertama serem, lucu, politik banget, bikin cair suasana dikamar, sring jepit mas eksan saat tidur, sering ambil bantal mas eksan, sulit bangun pagi, analisisnya bagus banget, pintar, kritis, kooperatif, awalnya ngeselin tapi setelah ketemu nakutin (tampang preman)wkwkw,
Firman : asik, dewasa, mengakomodasi, lebih carring, slengekkan, temen yang bisa diandalkan dalam minta bantuan, teman yang baik, santai tapi pasti, enak diajak krompomi, jantan, tampang preman tapi hati selembut kapas, semuanya dibuat mudah,
Ekhsan : bisa diajak kerjasama, carring, sensitive terhadap cewe, bisa diajak curhat, bisa memeltingkan hati wanita, orang yang paling bisa direngek-rengekin untuk minta tolong, sosok teman yang baik, jangan ngrokok lagi!, mengormati wanita, “gaya bicaranya”, santai jk dibully, ga banyak omong, tapi sekali ngomong bermakna semua, PHP,
Bundo : ribet, idealis atau totalitas beda tipis, susah dihubungi, disiplin, terstruktur, professional, pengingat, teman yang miliki kerja planner, organisatoris, alarm nya itu loh berisiik!,
Nicha : ribet, sangat santai, tidak memaksakan kehendak, nampung semua, diluar kesan pertama, santai tapi pasti, vocal, baik, heboh sendiri, gampang geer, gampng jealous, gampang nyaman, gampang “hectic (ga tau artinya)wkwkw”
Mba ulfa: pengingat, pembawa perubahan baik, rolle mode, total, penengah, religus banget, sosial nya tinggi, sosok kaka yang merangkul,
Mba febbi: ibu2 gaul, baik, dewasa, religious banget, keibu-ibuan, nekad “matahin rokok” mas eksan, segala hal tercurah, mengajarkan total dan optimal, kaka yang baik,
Yaya : pada dasarnya baik, sangat patuh peraturan (saklak), sangat sensitive (care,), lucu, usil jail, unik, perkasa (naik genteng), enak di ajak ngobrol, ada sisi sisi tertentu yang tidak kita ketahui dari yaya, ribet, pintar masak,
Pipin : diajak ngobrol enak, flexible, baik, cewe yang paling santai, diajak curhat enak, pengetahuanya luas, social nya bagus, orangnya ga mau blak-blakan, deadliner, komunikatif, responya bagus, idealis tapi menampakkan,
Pita : Orangnya seru, solutif, kocak, terlihat bahagia, orang yang paling bisa jaga mood, baik, sedikit sensitive, candaan nya selalu nyambung, easy going, asyik dan tidak membosankan,
Kita berbeda! bagaikan Negara tercinta ini, Indonesia. Yang dihamparkan pulau-pulau dengan keanekaragaman suku budayanya. Namun semua itu tetep satu, bhineka tunnggal ika. Itulah kita, karakter yang berbeda, pola fikir yang berbeda, dan idealisme yang berbeda pula. Namun, semua itu jadi satu karna kita di sini saling memahami, saling menerima dan saling mengerti. Terimakasih keluargaku, atas waktu dimalam ini yang sangat berarti.
![]() |
| Dari atas kanan : Nicha, Pipin, Yaya, dek Nilna, Atika (Bundo) di depannya ada dek Aufa, Pita Dari bawah kanan : ulfa, agri, firman, ekhsan, mba febi dan dek ejaz |
23.38 | Label : Anugerah, Berbagi, Terima Kasih | 0 Comments
Saya dan Aku
Antara saya dan aku.
Actually not too different. Even they have a same meaning.
But i prefer use saya than aku in this blog.
U know why?
Just because sometimes i feel someone directly talk to me when i read what they have written in their blog.
Just to me. haha. Greatly exaggerate, isn't it? :D
So, for some of theme or maybe almost all, i just want to prevent an undesirable things happen. hehe
Yeah, it just about a choice. And ourselves determining the choice.
![]() |
| Pict here |
23.06 | Label : Berbagi | 0 Comments
Rabu Mubarak
23.30 | Label : Berbagi, Curhat, hikmah | 0 Comments
a Little Encouragement
Bismillah.. percakapan tadi masih terasa.
Saat ini saya di Perpus, kembali ingin meneteskan embun-embun ikhtiar yang semoga berkah untuk pengakhiran studi saya di S1. Bachelor Degree, that i hope will recorded inspiring story later.
F : Fulanah
U : Ulfa
-------
F : Heiii Ulfaaa... :’) Gimana ini.. lama nggak ketemu..
Sembari kami bersalaman, as usual.
(Ya, memang intensitas mahasiswa tingkat akhir untuk bertemu semakin tereduksi dengan kesibukan mengurus ‘percintaan’ masing-masing, meskipun beberapa teman dan adik kelas ada yang melabuhkan cinta beneran #apasihsungguhnggakpenting)
U : :) iya fulanah...
Kemudian singkat cerita kami berbincang soal probabilitas bisa wisuda Agustus.
Konon katanya di Nursing Science Program ini masih dengan rumor bahwa tidak ada yang diikutkan bulan November, so, if u still not finished yet u must follow the next section graduation ceremony in February the next year.
F : Gimana yaa? Bisa nggak ya kira-kira? :’)
U : Bisa, bisa Insyaa Allah.. Kita ikhtiar aja terus, pertolongan Allah ada di puncak ikhtiar kita :)
F : iya ya, insyaa Allah bisa lah ya, nanti sambil KKN ngerjain pembahasan.
U : Iya iya fulanah :’D
Saudariku Fulanah, actually what u say i’v been thinking in previous day. I also still don’t know why i’m too optimistic. Maybe i including some people who have optimistic-isme or closer with husnudzon-isme :D
But, if i may tell to u, it will give encouragement for me :)
We still have Allah. Allah. Allah. We always say that, “Allah Tuhan Semesta Alam.”
Yep, semesta saja dikuasai oleh Allah. Apalagi skripsi yang notabene hanya sebagian kecil dari potongan hidup kita. Mudah saja bagi Allah untuk dijadikan. Believe it, sister ^^
---Allah, sesungguhnya ini merupakan bentuk kami hanya sanggup bergantung penuh pada-Mu atas segala hal yang menjadi urusan kami. ---
Singkat alam pikir ini mengejawantahkan sebuah pemahaman yang saat akhir-akhir ini terngiang.
“Wa maa yattaqillaha yaj’allau makhraja”
“wamanyatawakkal ‘alallahi fahuwa hasbuh”
Dan masih banyak lagi janji-janji Allah untuk orang yang bertaqwa. We can see that at surah at Taalaq (65) especially in the end of ayat or others surah. Banyak lagi kemurahan Allah untuk orang mu’min that we can learn from Surah Al-Mu’minun.
Sometime we just need enrich our taqwa and iman quality to do all of our duty and responsibility in life. So that Allah will give full of Ridho, so that our life will like a flying and very easy to live.
17 : 21 WIB
03/06/2014
Bismillah ikhtiar tanpa jeda. Hope will be barokah ever after :)
17.20 | Label : Berbagi, Curhat, hikmah | 0 Comments
Pagi yang Hangat
“Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridhai, dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertaubat kepada Engkau, dan sungguh, aku termasuk orang muslim.” (Al Ahqaf (46) : 15)
![]() |
| Baiti jannati :) |
Alhamdulillah sekarang sudah dirombak total semenjak beberapa tahun yang lalu. Tetap dengan kesederhanaannya, tidak lebih dari bangunan sekolah kota di kabupaten, atau bahkan di tingkat desa. Tidak lebih bagus, karena sekolah ini memang terletak di sebuah Dukuh. Dukuh Tanjung, Desa Bakalan, yang tidak banyak orang yang mengenalnya. Bahkan, saya pun termasuk orang yang bisa disebut orang desa di saat berada di ranah kabupaten.
Belakangan, saya menyadari, sangat bersyukur dan bahkan tidak ada rasa kecil hati sedikitpun, ketika harus mengatakan saya dulu bersekolah di MI Muhammadiyyah Tanjung, yang bukan sekolah taraf anak kota, yang saat itu siswa di kelas saya awalanya 13 orang dan yang bertahan sampai kelas 6 hanya 11 orang. Perhatikan, 11 orang kawan, karena 1 orang berpindah ke daerah lain dan 1 lagi tidak naik kelas di tengah perjalanan pendidikan ketika itu.
Saya ingat, Bapak selalu mengatakan kepada masyarakat ketika memberikan sambutan entah di pengajian akbar atau di forum lainnya, untuk tetap menyekolahkan putra-putrinya di MI saat itu. Bapak benar-benar menegaskan bahwa pendidikan agama itu mutlak pentingnya bagi anak semenjak kecil. Biasanya diperkuat dengan beberapa prestasi beberapa muridnya ketika itu yang tak kalah dengan SD Negeri.
Sekali lagi, sekarang saya benar-benar menyadari. Bahwa, iya. Benar-benar bekal yang saya miliki saat bersekolah di MI lah yang justru mengantarkan saya hingga sekarang (masih baru seperti ini memang). Ilmu-ilmu yang mengajarkan tentang Baca Tulis Al Qur'an, yang saat kelas 4 dulu saya pernah dapat nilai 4, camkan, nilai 4 kawan. Karena benar-benar kesulitan menghafal belasan hukum mad, macam hurufnya, panjang bacaannya, entah mad wajib mutsaqal kalimi, mad iwad, mad harfi, mad silah thawilah, silah khasirah, dan lain sebagainya itu. Tapi justru itu, justru itu yang ternyata ketika keluar dari MI membekas di hati saya karena setidaknya telah mencicipi manisnya belajar ilmu agama. Rasa-rasanya pun selalu rindu untuk terus tahu lebih banyak di sela keterbatasan pelajaran agama ketika di SMP dan SMA Negeri. Belum lagi pelajaran fiqh, sejarah kebudayaan islam, al qur'an hadits, bahasa arab, dan lainnya lagi yang masih membekas hingga sekarang. Alhamdulillah positifnya terbawa pada semangat saya di pelajaran dan ulangan agama sewaktu SMP dan SMA (meskipun SMA sedikit tereduksi karena tidak terdukung dengan situasi pembelajaran yang kurang kondusif *seringKosong.red).
Ah, saat itu.. yang saya hanya terus bisa merindu, dan mengejar ketertinggalan selama sekian tahun dengan mereka yang terus menggeluti ilmu manis ini. Yang saya hanya mampu untuk memotivasi adek saya dan kelak mempersiapkan anak saya untuk bekal yang lebih baik dari saya. jauh lebih baik, jauh lebih sholih dan sholihah, jauh lebih dicintai Allah, jauh lebih bermanfaat dengan ilmunya, jauh lebih arif, lebih berakhlak mulia, lebih segalanya yang lebih membuat keridhoaan Allah melekat pada setiap tingkah laku kita.
Tadi malam saya sempat memperlihatkan video profil Insan Cendekia Serpong ke adek saya yang kelas 5 SD. Alhamdulillah a little interest sudah tergambar. Semoga Allah ridho dengan yang kita ikhtiarkan untuk mencetak generasi sholih-sholihah di masa depan.. :)
![]() |
| MI Muhammadiyah Tanjung |
![]() |
| it's mean, how close that school from my home :) |
08.41 | Label : Berbagi, keluarga, Share | 0 Comments
'BONUS' Bertubi-tubi
Beberapa waktu yang lalu, tepat
hari Kamis, 22 Juni 2013 adalah hari keberangkatan saya, mbak Adin dan mbak
Birrul (keduanya teman sekelas saya di PSIK) ke FIK (Fakultas Ilmu Keperawatan)
UI untuk mengikuti sebuah lomba.
Pertanyaan dengan redaksi yang tidak sama persis itu bertubi-tubi menjadi cambuk yang dahsyat bagi saya. Ternyata pertanyaan dengan nada santun dan lembut itu semakin membuat tenggelam dalam kelemahan. Rabbi, semua pertanyaan yang diberikan kakak ini tidak mampu saya jawab dengan memuaskan. SAMA SEKALI TIDAK.
Usut punya usut, ternyata sama halnya dengan teman yang lain. Tapi mungkin nggak separah saya kali ya.
Di tambah lagi, yang ini..
“Kalau Ulfa tidak tahu tentang isu keumatan, apakah itu tidak bertentangan dengan motto hidup yang tadi disebutkan?
Yaaa. Pernyataan ini tidak saya sangkal sama sekali. Dengan sedikit penguatan yang lain.
“Kalau Ulfa lebih sering belajarnya tentang ilmu fiqh, (atau yang sebelumnya saya sebutkan) bukankah itu masalah ibadah pribadi?”
Tak berdalih lagi. Meskpun dengan sedikit pembelaan.
Oh Allah... akhirnya perang tertawa miris kepada diri sendiri ini finish juga. Ending permohonan maaf dari beliau atas khilaf ternyata lebih menyesakkan. Time is over. Keluar dengan gontai dan senyuman aneh.
Semua rangkaian terlewati termasuk presentasi KTI yang berbonus finish husnul khatimah dari segi tempo itu.
Untuk sebuah ukuran pengumpulan tugas essay yang terpaksa terlambat, dan KTI yang seolah harus mulai dari awal lagi (meskipun tidak semua) ketika di kereta karena dirombak ulang konsepnya oleh nasihat dosen (yang keduanya berdampak pengurangan nilai), wawancara yang apa adanya saya, perjuangan membunuh rasa pasrah dan pesimis, berusaha memegang prinsip berjuang mastatha’tum, ukuran JUARA 3 yang tersemat cukup termanifestasikan dengan senyum terbayang bahwa lagi-lagi Allah meringankan saya untuk merasakan nikmat BONUS BERTUBI-TUBI.
Karena dalam lomba Pemilihan Mahasiswa Muslim Keperawatan Teladan, menyandang juara bukanlah prestasi. Tapi bisa jadi rahmat, bisa jadi istidraj (wujud nikmat Allah yang sebenarnya menyindir atas kapasitas lemahnya amalan kita). Semoga barokah segala inspirasi dari temen-temen panitia di FIK UI. Saudara-saudariku, selalu tertinggal rindu dengan semangat dakwah dan senyuman hangat kalian setelah lepas pijakan dari kampus perjuangan. Semoga barokah, semoga istiqomah :)
22.41 | Label : Berbagi | 0 Comments
Institutional Parenting
dulu ketika di MSC (Medical Science Club FK UGM), adek saya cukup 6 dan sungguh relatif sama. (sama-sama baiknya, sama-sama kompaknya, sama-sama alimnya, sama-sama jurusannya, sama-sama kompetensinya dikerahkan, dan mungkin hanya sedikit perbedaan).
![]() |
| Pasca 1st Meeting with 2012 |
![]() |
| Blue Print Media GC 2013 |
Semoga dikuatkan... :)
01.22 | Label : Berbagi, GC, hikmah, ukhuwah | 0 Comments
- Akselerasi Punya Cerita
- amanah
- Anugerah
- Berbagi
- Biah Sholihah
- cerita cinta
- cinta
- Curhat
- dakwah
- dreams
- DS
- Dunia Akselku
- GC
- hikmah
- inspiring
- keluarga
- Mata Cahaya
- MSC
- muhasabah
- muslimah
- Ners Muda
- Proud of Islam
- PSIK
- QA
- quotes
- refleksi diri
- Romance
- Sepenggal Kisah
- Share
- spontan pikir
- Syair
- syukur
- Terima Kasih
- ukhuwah
Catatanku Hari Ini
-
▼
2018
(1)
- ▼ April 2018 (1)
-
►
2016
(10)
- ► Oktober 2016 (2)
- ► Februari 2016 (4)
- ► Januari 2016 (3)
-
►
2015
(11)
- ► Desember 2015 (7)
- ► November 2015 (1)
- ► September 2015 (2)
- ► Januari 2015 (1)
-
►
2014
(38)
- ► Desember 2014 (1)
- ► November 2014 (3)
- ► Oktober 2014 (2)
- ► September 2014 (3)
- ► Agustus 2014 (2)
- ► April 2014 (1)
- ► Maret 2014 (2)
- ► Februari 2014 (12)
- ► Januari 2014 (6)
-
►
2013
(56)
- ► Desember 2013 (3)
- ► November 2013 (2)
- ► Oktober 2013 (4)
- ► September 2013 (2)
- ► April 2013 (9)
- ► Maret 2013 (10)
- ► Februari 2013 (11)
-
►
2012
(28)
- ► Desember 2012 (2)
- ► November 2012 (3)
- ► September 2012 (3)
- ► Agustus 2012 (5)
- ► April 2012 (3)
- ► Maret 2012 (1)
- ► Februari 2012 (4)
- ► Januari 2012 (6)
-
►
2011
(4)
- ► September 2011 (1)
- ► Maret 2011 (2)
-
►
2010
(2)
- ► September 2010 (1)
- ► Februari 2010 (1)
-
►
2009
(10)
- ► Desember 2009 (1)
- ► Oktober 2009 (4)
- ► September 2009 (5)
Quotes
“Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya”
( Pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a.)
Total Pengunjung
Followers
My Account Facebook
Mengenai Saya
- Mariana Ulfa
- Pembelajar Sepanjang Hayat yang telah tunai menyelami program studi Ilmu Keperawatan di Universitas Gadjah Mada. Tertakdirkan semenjak tahun 2010 hingga lulus program profesi Ners 2016. Pasca dibelajarkan dalam mempertanggungjawabkan hidup dan kehidupan sebagai seorang khalifah di madrasah kepemanduan dan organisasi kampus, kini sedang belajar untuk mempertanggungjawabkan hidup dan kehidupan sebagai seorang professional clinical ners di sebuah Rumah Sakit yang berpayung di sebuah Perguruan Tinggi Pemerintahan. Bermimpi menjadi insan pecinta ilmu dari buaian sampai liang lahat, hingga tunduk dan meneduh di keridho'an Al Fatah Ar Rahman Ar Rahim..









