"Memilih sikap terbaik untuk hidup setelah kematian"
_faidza ‘azzamta fatawakkal ‘alallah_Intanshurullaha yanshurkum wayutsabbit
aqdaamakum
"....Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia
akan menolongmu dan meneguhkan
kedudukanmu." (QS Muhammad : 7)
Kamu, kalian
Alhamdulillah Allah karuniakan Ulfa bertemu dengan kalian. Mengais banyak bulir hikmah dan kebaikan.
Alhamdulillah Allah mengingatkan banyak tentang akhlaqul karimah. Tadzkirah yang tersusun dalam rahmat.
Terima kasih sabil, renita, amik, al fitri, dan semua sahabat terbaik yang In syaa Allah membekas amalan baiknya :)
19.42 | Label : Terima Kasih |
Reminder by Accident
Bismillah..
Malam ini secara tidak sengaja, entah kronologinya seperti apa, newtab saat berselancar automatically masuk ke dalam sebuah hasil searching Mariana Ulfa di Yahoo.
Sesaat pandangan tertuju terhadap sebuah tulisan berbahasa inggris yang tertoreh nama Mariana Ulfa dan disandingkan dengan beberapa nama yang tak asing dikenal. Belum lama, satu pekan yang lalu.
Allahu Rabbi.. sesaat menunggu loading untuk masuk ke persinggahan sang pemilik tulisan, tak lain de Aya yang nulis. Actually, it's too pleonastic adek :'D
But highly aamiin to hear that. Thanks a lot for the lighter spirit. Instantly reminded with a big dream. Trying to strengthen myself that young soul should always be there :D
Printscreen terakhir belum bisa di upload.
Kelihatan kan adek ini oke gaya bahasanya :)
Setiap orang pasti punya karakteristik masing-masing. Adek tahsin selama beberapa periode nggak ganti-ganti pemandunya :D
Ukhuwah memang dahsyat ya, punya misteri dibalik saling mencintainya saudara seiman.
23 : 39
04092014
Sukoharjo
23.40 | Label : Berbagi, refleksi diri, Share, Terima Kasih | 0 Comments
Kita, berbeda tapi satu!
This story is documented by Atika, my new little sister in KKN program.
Lets see, what lesson can be drawn from this notes?
This testimonial directly sounds from each one of us.
And what i have drawn is, everyone always have a positive side we can learned.
Seriously guys, a big thanksgiving to Allah that have given to me an opportunity in establishing brotherhood with u all.
Agri : sangat efisien, enak diajak ngobrol, beruang kutub yang kesangkut disini, baik, “ngajarin ngrokok mas eksan”, pandangan pertama serem, lucu, politik banget, bikin cair suasana dikamar, sring jepit mas eksan saat tidur, sering ambil bantal mas eksan, sulit bangun pagi, analisisnya bagus banget, pintar, kritis, kooperatif, awalnya ngeselin tapi setelah ketemu nakutin (tampang preman)wkwkw,
Firman : asik, dewasa, mengakomodasi, lebih carring, slengekkan, temen yang bisa diandalkan dalam minta bantuan, teman yang baik, santai tapi pasti, enak diajak krompomi, jantan, tampang preman tapi hati selembut kapas, semuanya dibuat mudah,
Ekhsan : bisa diajak kerjasama, carring, sensitive terhadap cewe, bisa diajak curhat, bisa memeltingkan hati wanita, orang yang paling bisa direngek-rengekin untuk minta tolong, sosok teman yang baik, jangan ngrokok lagi!, mengormati wanita, “gaya bicaranya”, santai jk dibully, ga banyak omong, tapi sekali ngomong bermakna semua, PHP,
Bundo : ribet, idealis atau totalitas beda tipis, susah dihubungi, disiplin, terstruktur, professional, pengingat, teman yang miliki kerja planner, organisatoris, alarm nya itu loh berisiik!,
Nicha : ribet, sangat santai, tidak memaksakan kehendak, nampung semua, diluar kesan pertama, santai tapi pasti, vocal, baik, heboh sendiri, gampang geer, gampng jealous, gampang nyaman, gampang “hectic (ga tau artinya)wkwkw”
Mba ulfa: pengingat, pembawa perubahan baik, rolle mode, total, penengah, religus banget, sosial nya tinggi, sosok kaka yang merangkul,
Mba febbi: ibu2 gaul, baik, dewasa, religious banget, keibu-ibuan, nekad “matahin rokok” mas eksan, segala hal tercurah, mengajarkan total dan optimal, kaka yang baik,
Yaya : pada dasarnya baik, sangat patuh peraturan (saklak), sangat sensitive (care,), lucu, usil jail, unik, perkasa (naik genteng), enak di ajak ngobrol, ada sisi sisi tertentu yang tidak kita ketahui dari yaya, ribet, pintar masak,
Pipin : diajak ngobrol enak, flexible, baik, cewe yang paling santai, diajak curhat enak, pengetahuanya luas, social nya bagus, orangnya ga mau blak-blakan, deadliner, komunikatif, responya bagus, idealis tapi menampakkan,
Pita : Orangnya seru, solutif, kocak, terlihat bahagia, orang yang paling bisa jaga mood, baik, sedikit sensitive, candaan nya selalu nyambung, easy going, asyik dan tidak membosankan,
Kita berbeda! bagaikan Negara tercinta ini, Indonesia. Yang dihamparkan pulau-pulau dengan keanekaragaman suku budayanya. Namun semua itu tetep satu, bhineka tunnggal ika. Itulah kita, karakter yang berbeda, pola fikir yang berbeda, dan idealisme yang berbeda pula. Namun, semua itu jadi satu karna kita di sini saling memahami, saling menerima dan saling mengerti. Terimakasih keluargaku, atas waktu dimalam ini yang sangat berarti.
![]() |
| Dari atas kanan : Nicha, Pipin, Yaya, dek Nilna, Atika (Bundo) di depannya ada dek Aufa, Pita Dari bawah kanan : ulfa, agri, firman, ekhsan, mba febi dan dek ejaz |
23.38 | Label : Anugerah, Berbagi, Terima Kasih | 0 Comments
Kehidupan Sesungguhnya
"Inilah kehidupan sesungguhnya fa :)"
Iya, na.. kampus terlalu nyaman dengan homogenitas pemikiran cendekiawan. Menjadi sebuah jihad tersendiri untuk menyampaikan sikap, perkataan, pesan dan sebuah ide dalam masyarakat.
Allah... thanksgiving over Ur admonition tonight :")
_Permata 14_
23 : 39 p.m
23.40 | Label : hikmah, refleksi diri, Terima Kasih | 0 Comments
Akhwat Panci
23.33 | Label : Curhat, Terima Kasih | 0 Comments
Tsunami Caring di Salto Absurd dan Ajang Kontemplasi
Lukisan kecantikan yang tergores pagi itu pula...
Oh Allah... :')
Saya sempat berdo'a sebelum tidur di motor. Mungkin sebagian orang berkata bahwa ini konyol. Tapi ilmu ini saya dapat dari sebuah dauroh.
Kesimpulan praktis yang bermakna saya resume dari nasihat seorang trainer, "Ketika bepergian dengan kendaraan, bacalah do'a bepergian dan do'a mau tidur. Karena jika kita nanti ngantuk di jalan, kemudian Allah berkehendak mencabut nyawa kita saat itu, entah dengan kecelakaan atau hal yang tidak kita sadari, setidaknya kita meninggal dalam keadaan baik, husnul khatimah...""Mbak adin, aku sempat baca do'a mau tidur di jalan tadi sepertinya... :') Ilmu waktu dauroh.."
":)"
"Qadarullah..."
Jika qadarullah saya memang harus kecelakaan saat itu, menidurkan adalah cara termanis yang Allah ulurkan agar saya cukup merasakan layaknya jatuh dari kasur. Betapa nikmatnya :)
Pantas saja seorang dengan ringan tersenyum saat ajal menyapa, padahal sakitnya tergambar begitu menggetarkan. Pasti hati, raga dan fikriyahnya sangat banyak tersayat demi kecintaan-Nya. Sedangkan merasakan terseok di jalan saat tak sadar, dan dalam keaadaan masih ada wudhu saja seperti tersiram kesegaran dari kemurahan-Nya. Selalu ada rasa untuk sedekah ringan yang merekah, senyum penuh menelisik segala hikmah kehidupan.
Setelah perawat datang, seperti pada umumnya -yang juga kami praktekkan-, menikmati cek nadi, tekanan darah, pernafasan, dan alhamdulillah normal. Kalau dilihat masih sedikit takikardi mungkin. Dilanjutkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter dan penanganan luka oleh suster yang lain.
10.53 | Label : Berbagi, hikmah, muhasabah, PSIK, Terima Kasih, ukhuwah | 0 Comments
Karena Iseng, Kena Efek Melankolis
"Kalau masalah cabut gigi gampanglah nanti, yang susah itu nyabut namamu di hatiku ;)"
"?@$%^&()!..... amah ulfaaa..."
_kembali masuk kamar dan tak tahu apa yang terjadi_
malam itu, saya kembali ditemani si Ochi di meja selasar JT (Jabal Tsur) untuk mengerjakan garapan yang belum terselesaikan, tiba-tiba si 'korban' yang kena tadi melayangkan sepucuk kertas binder yang dilipat dan telah tergores beberapa paragraf didalamnya..
"ini buat amah ulfa.."
"??? apa ini?"
Setelah membacanya tersenyum, meski sebenarnya tidak sepenuhnya faham maksud yang tersirat. hehe
Pertanyaan berbaliknya, "Kamu fa yang mulai.." :p
eh, tapi enggak.. karena mereka levelnya lebih tinggi :) kalah saya mah..
Manusia itu unik, Allah mendekatkan saya dengan banyak karakter orang, banyak belajar, banyak bercermin. Bahkan terkadang saya berpikir kalau saya begitu curang. Terus mencuri kebaikan orang lain tanpa mengetahui secara pasti sedekah amal dan akhlak apa yang bisa ditiru. Hal ini pula yang sering kali membuat saya berkaca, lalu meneteslah air mata.
Manusia itu aneh, sering kali orang bilang, "kamu tuh melankolis banget..."
"so, why....?"
Sebenarnya pernyataan itu juga terkadang saya lontarkan kepada orang lain. Tapi saya melontarkannya dengan kesadaran penuh. Dengan sadar untuk mengakui bahwa setiap diri seseorang pasti ada sisi kelembutan. Yang setiap waktu, spontan bisa saja merasa hanyut dalam suasana. #bukanGalau
Hanya saja sisi-sisi melankolisnya ada yang menonjol dan ada yang terpendam. Keduanya sama saja, tak usah dipermasalahkan, ini hanya masalah karakter dan cara kita mendewasakan sikap bagaimana harus menghadapi perbedaan setiap individu.
Kalau belajar dari orang melankolis dominan, kecenderungannya akan sangat banyak hal yang membuat ia tersenyum. Karena selalu hati yang terbawa untuk menghadapi setiap peristiwa. Percayalah, mereka adalah orang yang justru paling sering bahagia. Karena pada umumnya orang melankolis itu romantis, sisi keromantisannya itulah yang sering menjadikan orang lain terenyuh dalam keharuan. Saya salah satu orang yang sering terkena dampak orang-orang melankolis di dekat saya. hehe
Cukup mendengarkan, cukup banyak memberi senyuman atas ceritanya, mentransfer kebahagiaan di setiap ekspresi kisah, ujungnya kita sendiri yang akan banyak belajar, asalkan ikhlas dan lapang menyikapinya. Di balik di sisi kebagaiaan yang kita rasakan karenanya, saya percaya, justru mereka yang lebih bahagia :)
Jazakumullah khairan katsir untuk semua orang yang dengan ikhlas menjadi cermin bagi saya :)
_senja begerimis yang merindu rumah sederhana_
#nggak jadi pulang :'(
Meja Jihad Al Baqarah
Jum'at mubarak, 29 Maret 2013
17 : 29 p.m
17.31 | Label : Curhat, DS, Terima Kasih | 0 Comments
Terima Kasih #2
![]() |
| Hangatnya Biru Cat Qurrata 'Ayyun |
![]() |
| @Hokben, ceritanya pamitan :( hiks |
23.31 | Label : keluarga, Proud of Islam, QA, Terima Kasih, ukhuwah | 0 Comments
Terima kasih #1
![]() |
| @Taman Balekambang untuk Buku Tahunan #1 |
![]() |
| Your character make your style :D (just my perception) |
22.58 | Label : Akselerasi Punya Cerita, Anugerah, keluarga, Terima Kasih, ukhuwah | 0 Comments
- Akselerasi Punya Cerita
- amanah
- Anugerah
- Berbagi
- Biah Sholihah
- cerita cinta
- cinta
- Curhat
- dakwah
- dreams
- DS
- Dunia Akselku
- GC
- hikmah
- inspiring
- keluarga
- Mata Cahaya
- MSC
- muhasabah
- muslimah
- Ners Muda
- Proud of Islam
- PSIK
- QA
- quotes
- refleksi diri
- Romance
- Sepenggal Kisah
- Share
- spontan pikir
- Syair
- syukur
- Terima Kasih
- ukhuwah
Catatanku Hari Ini
-
▼
2018
(1)
- ▼ April 2018 (1)
-
►
2016
(10)
- ► Oktober 2016 (2)
- ► Februari 2016 (4)
- ► Januari 2016 (3)
-
►
2015
(11)
- ► Desember 2015 (7)
- ► November 2015 (1)
- ► September 2015 (2)
- ► Januari 2015 (1)
-
►
2014
(38)
- ► Desember 2014 (1)
- ► November 2014 (3)
- ► Oktober 2014 (2)
- ► September 2014 (3)
- ► Agustus 2014 (2)
- ► April 2014 (1)
- ► Maret 2014 (2)
- ► Februari 2014 (12)
- ► Januari 2014 (6)
-
►
2013
(56)
- ► Desember 2013 (3)
- ► November 2013 (2)
- ► Oktober 2013 (4)
- ► September 2013 (2)
- ► April 2013 (9)
- ► Maret 2013 (10)
- ► Februari 2013 (11)
-
►
2012
(28)
- ► Desember 2012 (2)
- ► November 2012 (3)
- ► September 2012 (3)
- ► Agustus 2012 (5)
- ► April 2012 (3)
- ► Maret 2012 (1)
- ► Februari 2012 (4)
- ► Januari 2012 (6)
-
►
2011
(4)
- ► September 2011 (1)
- ► Maret 2011 (2)
-
►
2010
(2)
- ► September 2010 (1)
- ► Februari 2010 (1)
-
►
2009
(10)
- ► Desember 2009 (1)
- ► Oktober 2009 (4)
- ► September 2009 (5)
Quotes
“Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya”
( Pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a.)
Total Pengunjung
Followers
My Account Facebook
Mengenai Saya
- Mariana Ulfa
- Pembelajar Sepanjang Hayat yang telah tunai menyelami program studi Ilmu Keperawatan di Universitas Gadjah Mada. Tertakdirkan semenjak tahun 2010 hingga lulus program profesi Ners 2016. Pasca dibelajarkan dalam mempertanggungjawabkan hidup dan kehidupan sebagai seorang khalifah di madrasah kepemanduan dan organisasi kampus, kini sedang belajar untuk mempertanggungjawabkan hidup dan kehidupan sebagai seorang professional clinical ners di sebuah Rumah Sakit yang berpayung di sebuah Perguruan Tinggi Pemerintahan. Bermimpi menjadi insan pecinta ilmu dari buaian sampai liang lahat, hingga tunduk dan meneduh di keridho'an Al Fatah Ar Rahman Ar Rahim..







.jpg)

